Sudah menjadi kebiasaan saya sejak dulu bahwa setiap datang waktu kerja ke lapangan tidak lupa membawa kamera. Sebenarnya latar belakangnya adalah kekecewaan saya sewaktu perjalanan dari Jambi ke Jakarta dengan pesawat di mana saat itu saya meninggalkan kamera saya di rumah, dan yang terjadi adalah sore itu menjadi pemandangan senja yang sangat menakjubkan dari ketinggian 33 ribu kaki. Kombinasi awan kemerahan ditimpa cahaya matahari sore yang hangat berpadu dengan ray of light (gak tau istilah indonesia-nya – maaf) yang sampai sekarang saya merasa belum pernah melihat yang setara lagi (lebay.com). Semenjak peristiwa itu tidak lupa kamera selalu menjadi barang wajib yang di bawa selain handphone dan obat-obatan ringan (terutama rhemauson buat kerokan…hehe). Dan atas pertimbangan logistik, hampir selalu Sony NEX-5 yang saya bawa, meskipun secara kualitas masih kalah dari DSLR asli, tetapi kualitasnya bisa di andalkan.

Foto-foto di bawah (dengan sedikit narasi) adalah beberapa hasil jepretan saya selama bertugas di Tapanuli Selatan (24 Sep – 3 Oct 2011). Foto-foto ini saya ambil di sela-sela pekerjaan, dan berhubung saya tinggal di portacamp di tengah kebun sawit, potret-memotret ini menjadi selingan yang mengasyikkan

Ilalang di petang hari menutup hari tiap makhluk-NYA

Satu hal yang saya suka dari lapangan tempat kerja dan tinggal saya adalah suasana sunset-nya yang terkadang spektakuler kalau cuaca sedang mendukung

Gurat cahaya mentari pembuka hari

 

 

 

 

 

 

 

 

Di pagi yang dingin, lapangan Tonga di Tapanuli Selatan ini selalu menawarkan pemandangan warna-warni mentari pagi yang sangat menarik dengan warna-warni yang belum pernah saya lihat di tempat tinggal saya.

Saatnya mulai bekerja...

 

 

 

 

 

 

 

 

Pekerjaan yang dilakukan di lokasi kerja meliputi pekerjaan dengan snubbing unit dan wireline unit. Pemandangan kombinasi kedua unit ini dengan mentari pagi yang warna-warni adalah salah satu foto favorit saya.

Amazing sky.....

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lagi-lagi langit menjadi focus dalam foto di atas, kombinasi warna yang unik di padu dengan siluet snubbing unit dan mobile crane menjadikan suasana yang merupakan perpaduan alam dengan mesin.

Ini mentari yang sama dengan hari sebelumnya, tetapi terbitnya mentar menjadi saksi harapan-harapan baik tiap manusia yang punya cita-cita

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto ini di ambil dengan meletakkan kamera di sebuah tonggak kayu dan menggunakan self timer pada kamera. Modelnya?? siapa lagi kalau bukan saya sendiri…hehehe.

We are wireline....

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada satu kendaraan yang sangat saya sukai kalau sedang di lapangan seperti ini, nama kendaraan itu adalah Wireline truck. Selain berfungsi sebagai carrier, truk  ini penuh berisi dengan peralatan dan perlengkapan yang di perlukan untuk pekerjaan wireline semacam perforation, logging, maupun survey. Truk hampir selalu dalam kondisi bersih, sangat well build, modelnya keren dan peralatan di dalamnya canggih – We are Wireline !!!

SCANIA

 

 

 

 

 

 

 

Bukan bermaksud iklan, tetapi merk truk SCANIA inilah yang di gunakan oleh Dowell Schlumberger untuk membawa unit cementing mereka ke field kita. SCANIA adalah truck produksi Swedia.

 

Demikian sedikit foto-foto yang bisa saya share, semoga tidak mengecewakan.

 

Yogyakarta, 7 Oct 2011